Beranda / Surakarta / Delegasi BEM UNMUH BABEL Ambil Bagian dalam SILATNAS BEM PTMAI 2026, Perkuat Konsolidasi Gerakan Mahasiswa Nasional

Delegasi BEM UNMUH BABEL Ambil Bagian dalam SILATNAS BEM PTMAI 2026, Perkuat Konsolidasi Gerakan Mahasiswa Nasional

Surakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (BEM KBM UNMUH BABEL) turut berpartisipasi dalam Silaturahmi Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah se-Indonesia (SILATNAS BEM PTMAI) 2026 yang berlangsung pada 29–31 Oktober 2026 di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Dalam kegiatan tersebut, UNMUH BABEL mengutus Presiden Mahasiswa Sayied Agiel Yusuf bersama Fauzan Alghifari selaku Menteri Luar Negeri BEM KBM UNMUH BABEL sebagai delegasi resmi kampus.Mengusung tema “Menjaga Persyarikatan, Merawat Indonesia: Kontribusi BEM PTMA untuk Indonesia Raya”, SILATNAS menjadi ruang konsolidasi dan pertukaran gagasan antarmahasiswa PTMAI.

Berdasarkan daftar peserta dalam kerangka acuan kegiatan, forum ini melibatkan delegasi dari 164 perguruan tinggi Muhammadiyah Aisyah se-Indonesia. Sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari evaluasi kepengurusan, laporan pertanggungjawaban Koordinator Presidium Nasional periode 2023–2025, pembahasan isu internal dan eksternal, hingga pemilihan Koordinator Presidium Nasional BEM PTMAI periode selanjutnya.

Presiden Mahasiswa BEM KBM UNMUH BABEL, Sayied Agiel Yusuf, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam forum nasional ini bukan sekadar memenuhi agenda organisasi, melainkan menjadi kesempatan untuk memperluas perspektif dan memperkuat peran gerakan mahasiswa.
“Bagi kami, SILATNAS harus menjadi ruang untuk mempertemukan gagasan dan memperkuat solidaritas antarkampus. Hasil forum ini harus dibawa pulang dan diwujudkan melalui gerakan yang nyata, kritis, serta berpihak pada kepentingan persyarikatan dan kebangsaan,” ungkap Sayied.

Sementara itu, Presnas Zona I Sumatera BEM PTMAI Ilham Muhammad Bintang, menekankan pentingnya menjaga kesinambungan konsolidasi gerakan mahasiswa PTMAI.

“Jangan sampai SILATNAS hanya menjadi agenda seremonial. Forum ini harus melahirkan kesepahaman, memperkuat koordinasi antarzona, dan menghasilkan langkah konkret dalam merespons persoalan kampus maupun kebangsaan,” ujarnya.

Partisipasi BEM KBM UNMUH BABEL dalam SILATNAS 2026 diharapkan dapat memperkuat jejaring antar kampus sekaligus mendorong gerakan mahasiswa Muhammadiyah yang kritis, independen, dan konstruktif. Semangat Amar Ma’ruf Nahi Munkar dan Islam Berkemajuan perlu diwujudkan melalui kerja nyata dalam menjaga persyarikatan serta mengawal kepentingan masyarakat dan bangsa.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top