Beranda / Headline / Hari Kelima Pencarian, Doli Nelayan Bangka Selatan Diduga Diterkam Buaya — Tim SAR Turunkan Drone Thermal

Hari Kelima Pencarian, Doli Nelayan Bangka Selatan Diduga Diterkam Buaya — Tim SAR Turunkan Drone Thermal

Babelsatudetik|BANGKA SELATAN — Hari kelima pencarian, nasib Doli (40), nelayan asal Desa Delas, masih menjadi tanda tanya. Korban dilaporkan hilang sejak Kamis di Sungai Nyirih, Kecamatan Air Gegas, dan diduga kuat menjadi korban serangan buaya saat melaut.

Operasi pencarian melibatkan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer SAR Pangkalpinang, Unit Siaga SAR Toboali, unsur Polri, TNI AD, serta warga dan nelayan setempat. Komando operasi berada di tangan Dantim Afrian Nur Fajar.

Sejak pagi hingga sore, tim menyisir lokasi kejadian perkara (LKP) di sepanjang Sungai Nyirih — kawasan rawa pekat yang dikenal sebagai habitat buaya liar.

Pencarian dilakukan melalui jalur darat dan air dengan pengamanan ekstra menggunakan peralatan khusus Crocodile Attack Protection Equipment (CAPE). Namun hasilnya masih nihil.

“Sampai sore masih nihil. Risiko malam terlalu tinggi. Drone thermal jadi mata kami sekarang, menyapu titik-titik buta di rawa,” tegas Afrian Nur Fajar.

Memasuki malam, strategi operasi diubah. Tim mengandalkan drone thermal untuk mendeteksi jejak panas tubuh di area rawa yang sulit dijangkau manusia.

Teknologi ini diharapkan mampu menembus keterbatasan jarak pandang dan ancaman predator di lokasi pencarian.

Hingga saat ini, korban belum ditemukan. Dugaan sementara, korban diseret buaya saat beraktivitas di perairan, diperparah kondisi medan ekstrem yang menyulitkan proses evakuasi.

Tim SAR memastikan perburuan belum dihentikan. Pemantauan udara terus dilakukan secara intensif. Sementara itu, warga diimbau untuk tidak mendekati bibir sungai dan menghentikan seluruh aktivitas di perairan.

Situasi di Sungai Nyirih kini menjadi peringatan keras: ancaman nyata mengintai, dan nyawa menjadi taruhannya***Tim/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top