Beranda / Bangka Selatan / Hari Lahir Pancasila 2026 di Bangka Selatan Dirayakan Lewat Adu Kartu: “Pemuda Pancasila CUP” Resmi Digelar

Hari Lahir Pancasila 2026 di Bangka Selatan Dirayakan Lewat Adu Kartu: “Pemuda Pancasila CUP” Resmi Digelar

Babelsatudetik |Bangka Selatan ~~~ Kalau biasanya Hari Lahir Pancasila diisi upacara, pidato, dan bendera berkibar, Bangka Selatan punya cara lain yang lebih “membumi”. 30 Mei sampai 1 Juni 2026, silakan lupakan formalitas yang ada cuma suara ketukan kartu dan teriakan “gaple!”.

Pemuda Pancasila Bangka Selatan bareng ORADO(Federasi Olahraga Domino Nasional) serius lho ini namanya bakal menggelar turnamen gaple terbuka bertajuk “Pemuda Pancasila CUP” Lokasinya? Markas Pemuda Pancasila depan Koramil udah paling pas: semangat bela negara ketemu semangat bela kartu.

Panitia bilang ini bukan cuma hiburan. Ini pembinaan olahraga domino ini pencarian bibit atlet jadi jangan kaget kalau 5 tahun lagi ada seleksi nasional gaple, dan yang lolos harus tes fisik: kuat begadang 3 malam berturut-turut.

Sistem pertandingannya juga profesional: meja bertirai, pasangan pilih sendiri tujuannya biar kalau kalah, yang disalahin partner jangan nyalahin Pancasila.

Ketua Pemuda Pancasila Bangka Selatan, Hendri Chandra, menjelaskan turnamen ini sengaja dibikin pas 1 Juni biar ada “nilai historisnya”.

“Selain menyambut Hari Lahir Pancasila, ini ajang latihan bersama dan mempererat hubungan antar pecinta gaple. Kami berharap muncul atlet potensial yang bisa bawa nama daerah,” katanya, Jumat sore, 22 Mei 2026.

Nilai historisnya dapet. Nilai hadiahnya juga dapet.

Juara 1 Rp3 juta,

juara 2 Rp2 juta,

juara 3 Rp1,5 juta,

juara 4 Rp1 juta.

Plus trofi dan piagam biar bisa dipajang di warung kopi.

Total kuota 32 pasangan, daftarnya cuma Rp50 ribu per pasangan. Murah meriah, potensinya balik modal 60x lipat kalau hoki.

Pertandingan mulai tiap malam jam 20.00 WIB. Jadi pas banget: habis kerja, langsung latihan bela negara versi meja.

Mau ikut? Hubungi Yanto 0878-9622-4959 atau Anton 0831-7558-6320. Kuota terbatas, lambat dikit yang main cuma penonton.

Jadi, untuk pertama kalinya, mungkin ada orang yang bisa bilang dengan bangga: “Saya juara 1 turnamen resmi dalam rangka Hari Lahir Pancasila”. Dan nggak ada yang bisa nyalahin. Karena ini olahraga kata ORADO.

Selamat bertanding, pejuang kartu Negeri Junjung Besaoh. Semoga yang menang bukan cuma yang jago ngitung, tapi juga yang jago ngeles***Tim/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top